Kamis, 24 Mei 2012

Jabatan dalam bidang akuntansi

oleh riqi astuti

Profesi dalam akuntansi disebut akuntan. Profesi akuntansi secara garis besar dapat digolongkan sebagai berikut :

1.      Akuntan publik
Akuntan publik adalah akuntan swasta yang menyediakan jasa pemeriksaan kepada pihak lain. Pemeriksaan yang dilakukan berasal dari luar badan yang diperiksa (pemeriksaan ekstern).
Obyek pemeriksaan : pertanggungjawaban keuangan dari pimpinan perusahaan dalam laporan keuangan dan laporan-laporan lain.
Hasil dan sifat pemeriksaan : menyangkut kepentingan pihak luar perusahaan, sehingga sifar pemeriksaannya independen (bebas).

2.      Akuntan intern
Akuntan intern adalah akuntan yang bekerja di perusahaan-perusahaan swasta (akuntan swasta), yang menjadi bagian dan mendapat gaji dari perusahaan tempat mereka bekerja.
             Tugas akuntan intern :
a.       Merencanakan system akuntansi
b.      Mengatur pembukuan
c.       Membuat ikhtisar-ikhtisar keuangan
d.      Bertindak sebagai pemeriksa intern (internal auditor).

3.      Akuntan pemerintahan
Akuntan pemerintahan termasuk golongan akuntan intern yaitu akuntan yang bekerja pada perusahaan-perusahaan Negara, bank-bank pemerintah, direktorat jendral pajak dan instansi pemerintah lainnya serta menerima gaji dari pemerintah.

4.      Akuntan pendidik
Akuntan pendidik adalah akuntan yang bekerja di sector pendidikan. Akuntan pendidik bisa merangkap jabatan sebagai akuntan publik.

Jenjang jabatan di bidang akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum :
1.      Manajer akuntansi
Manajer akuntansi adalah kepala bagian atau departemen akuntansi yang bertugas untuk merancang system pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan dan menyediankan laporan keuangan.

2.      Asisten manajer akuntansi
Asisten manajer akuntansi bertugas membantu manajer akuntansi dalam melaksanakan tugasnya.

3.      Penata buku (book keeper)
             Sebagai pelaksana pembukuan harus memiliki kemampuan sebagai berikut:
a.       Menyiapkan bukti transaksi
b.      Menganalisis transaksi
c.       Mencatat transaksi ke dalam buku jurnal
d.      Mencatat transaksi dalam buku pembantu
e.       Mencatat data dari buku jurnal ke dalam buku besar umum
f.       Membuat kertas kerja laporan keuangan (neraca lajur)
g.      Menyusun laporan keuangan.


1 komentar: